SRAGEN – Ratusan rumah bersubsidi di Perumahan Sidoharjo Asri, Desa Singopadu, Kecamatan Sidoharjo, Sragen, mangkrak.
Dari sekitar 622 rumah yang dibangun, hanya sekitar 180 rumah yang
kini dihuni. Berdasarkan pantauan Senin (18/2), ratusan rumah yang tidak
berpenghuni, kebanyakan kondisinya rusak.
Ada yang hanya rusak ringan, ada juga yang rusak berat hingga
bangunan tembok dan atapnya ambrol. Kusen pintu dan jendela rumah, mulai
lapuk. Rumput dan dan aneka tanaman, tumbuh dimana-mana. Jalan di
perumahan tersebut juga rusak dan bergelombang.
Berdasarkan data di kantor pemasaran Perumahan Sidoharjo Asri, rumah
yang dibangun meliputi rumah tipe 21 dengan luas tanah 72 m2 sebanyak
354 unit dan rumah tipe 29 dengan luas tanah 84 m2 sebanyak 268 unit.
Jadi totalnya ada 622 unit.
Salah seorang anggota DPRD Sragen, Fatchurrahman menerangkan
Perumahan Sidoharjo Asri sebenarnya diperuntukkan bagi pegawai negeri
sipil (PNS) dan masyarakat umum berpenghasilan rumah.
Akan tetapi entah bagaimana awal mulanya, banyak pembeli rumah yang
sebenarnya orang kaya. Mereka membeli rumah untuk investasi dan tidak
dihuni.
“Karena tidak dihuni, rumahnya rusak. Jadi bukan karena rumah itu
tidak laku, tapi karena menejemennya yang salah,” terangnya Senin
(18/2).
Camat Sidoharjo, Tri Saksono, enggan berkomentar perihal perumahan
itu. “Kecamatan Sidoharjo hanya kebetulan ketempatan pendirian rumah
bersubsidi,” ujarnya. (JIBI/Solopos/Eni Widiastuti/dba)
sumber : http://www.bisnis-jateng.com/index.php/2013/02/rumah-subsidi-ratusan-rumah-di-sragen-mangkrak/
PAGAR BETON PANEL PRECAST, PEMBORONG INTERIOR DAN EXTERIOR